perbedaan hijab dan jilbab

Perbedaan Hijab, Jilbab, dan Khimar dalam Islam

blog

Related Articles

Banyak muslimah masih bingung membedakan istilah hijab dan jilbab karena keduanya sering dianggap sama. Padahal, jika ditelusuri lebih dalam, terdapat perbedaan mendasar baik dari segi bahasa, istilah syariat, maupun penggunaannya sehari-hari. Tak hanya itu, istilah khimar juga kerap disamakan dengan jilbab, sehingga penting memahami secara jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Artikel ini akan membahas lengkap tentang perbedaan jilbab dan hijab menurut pandangan umum, bahasa Arab, hingga dalil dalam Al-Qur’an.

Apa itu Jilbab?

perbedaan jilbab dan hijab

Jilbab merupakan pakaian luar yang longgar dan berfungsi menutup tubuh bagian luar muslimah. Berbeda dengan kerudung yang hanya menutupi kepala, jilbab menjulur hingga menutup dada bahkan seluruh tubuh sehingga lekuk tubuh tidak terlihat. 

Dalam Al-Qur’an, istilah jilbab disebut dalam QS. Al-Ahzab: 59, di mana Allah memerintahkan perempuan beriman untuk mengulurkan jilbab mereka sebagai bentuk penjagaan diri dan identitas. Karena itu, jilbab dipahami sebagai busana syar’i, bukan sekadar penutup kepala.

Apa itu Hijab?

Secara bahasa, hijab berarti “penghalang” atau “penutup”. Dalam konteks Islam, hijab tidak terbatas pada kain penutup kepala, melainkan mencakup seluruh aturan berpakaian dan adab menjaga aurat. 

Istilah ini lebih luas dibanding jilbab, karena bisa merujuk pada pakaian longgar, kerudung, hingga batas non-fisik seperti sopan santun dalam pergaulan. Seiring perkembangan bahasa, masyarakat sering menyamakan hijab dengan kerudung atau jilbab, meski maknanya jauh lebih umum.

Baca juga: Dzikir Harian Senin sampai Minggu: Penyejuk Hati Setiap Hari

Apa itu Khimar?

Khimar berasal dari kata khamara yang berarti menutup. Khimar adalah kain penutup kepala yang menjulur hingga menutup leher dan dada. Dalam Al-Qur’an, khimar disebut dalam QS. An-Nur: 31, ketika Allah memerintahkan perempuan untuk menutupkan kain penutup kepala ke dada mereka. Perbedaannya dengan jilbab adalah fokusnya: khimar menutup kepala dan dada, sedangkan jilbab menutup tubuh secara keseluruhan.

Perbedaan Hijab dan Jilbab Menurut Berbagai Pandangan

beda hijab dan jilbab

1. Beda Hijab dan Jilbab secara Umum

Secara umum, istilah hijab lebih sering dipahami sebagai penutup kepala bagi muslimah, seperti kerudung atau pashmina. Sementara itu, jilbab memiliki makna yang lebih khusus, yakni pakaian luar longgar yang menutupi tubuh hingga bagian bawah. Dengan demikian, perbedaan hijab dan jilbab terletak pada cakupannya: hijab mencakup konsep yang lebih luas sebagai penutup aurat, sedangkan jilbab merupakan salah satu bentuk hijab yang lebih spesifik dalam wujud pakaian luar syar’i.

2. Perbedaan Jilbab dan Hijab menurut Bahasa Arab

Dalam bahasa Arab, hijab bermakna penghalang, tabir, atau penutup. Istilah ini digunakan dalam berbagai konteks dan tidak selalu berkaitan dengan pakaian. Sementara itu, jilbab berasal dari kata jalabib, yang berarti pakaian luar longgar yang menutupi tubuh perempuan.

Dengan demikian, secara bahasa hijab memiliki cakupan yang lebih luas sebagai konsep penutup, sedangkan jilbab lebih spesifik dan konkret, yakni busana syar’i yang berfungsi menutupi aurat perempuan secara menyeluruh.

3. Perbedaan Hijab dan Jilbab berdasarkan Ayat Alquran

Al-Qur’an menyebut istilah hijab dalam beberapa ayat, misalnya QS. Al-Ahzab: 53, yang menggambarkan hijab sebagai penghalang atau tabir antara Nabi dengan istri-istri beliau dan orang lain. Sementara itu, kata jilbab muncul dalam QS. Al-Ahzab: 59, dengan perintah agar perempuan beriman mengulurkan jilbab mereka untuk menutupi tubuh sebagai bentuk penjagaan diri dan identitas.

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa hijab memiliki makna yang lebih luas sebagai konsep penutup atau penghalang, sedangkan jilbab merupakan salah satu bentuk hijab yang lebih spesifik, berupa pakaian luar longgar yang diwajibkan untuk menjaga aurat dan kehormatan perempuan.

Baca juga: Apa Itu Ramadhan? Makna, Pengertian, dan Istilah Penting

Belanja Hijab Wangi di Aisyah Scarves

Dalam pembahasan mengenai hijab, jilbab, dan khimar, kita memahami bahwa hijab bukan sekadar penutup kepala, melainkan bagian dari konsep menutup aurat secara menyeluruh. Sejalan dengan itu, Aisyah Scarves menghadirkan koleksi hijab wangi berbahan ultrafine voal yang lembut, ringan, dan mudah dibentuk.

Kelebihan hijab ini tidak hanya terletak pada kualitas bahan, tetapi juga sentuhan aroma khas yang memberikan kesegaran sepanjang hari. Dengan pilihan warna dasar hingga motif elegan, koleksi ini dirancang untuk mendukung aktivitas muslimah dalam berbagai kesempatan, baik kuliah, bekerja, maupun menghadiri acara istimewa.

Hijab wangi dari Aisyah Scarves menjadi contoh nyata bagaimana busana muslimah dapat memadukan nilai syariat dengan kenyamanan modern, sehingga setiap muslimah dapat tampil percaya diri sekaligus menjaga identitasnya.Temukan produk yang cocok dengan gaya dan pilihan Sahabat Aisyah hanya di katalog produk Aisyah Scarves dan hubungi WhatsApp Aisyah Scarves untuk informasi lebih lanjut.

QNA seputar Perbedaan Hijab dan Jilbab

Jilbab dan hijab apa bedanya?

Perbedaan hijab dan jilbab terletak pada maknanya. Hijab adalah konsep berpakaian sesuai syariat Islam, sedangkan jilbab adalah salah satu bentuk pakaian untuk menutup aurat.

Apakah hijab itu kerudung?

Tidak sepenuhnya. Hijab adalah konsep yang lebih luas, sedangkan kerudung hanyalah kain penutup kepala yang termasuk bagian dari hijab.

Apa yang disebut hijab?

Hijab adalah aturan dalam Islam untuk menutup aurat, yang mencakup pakaian, penampilan, dan juga sikap.

Apa saja 4 jenis hijab?

Empat jenis hijab yang umum dikenal:

Khimar (kerudung) – penutup kepala hingga dada
Jilbab – pakaian longgar menutup tubuh
Niqab – penutup wajah (kecuali mata)
Burqa – penutup seluruh tubuh termasuk wajah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *